Kami sangat bersemangat menyambut musim ke 4 Premier Badminton League (PBL) di India. Hanya beberapa minggu lalu kami bangun dan menyaksikan siaran langsung lelang pemain untuk bertanding, saya harus katakan, sangat menyenangkan menyaksikannya dan menurut saya ini adalah langkah luar biasa dalam olahraga Bulutangkis. Untuk anda yang belum mengetahui mengenai PBL, itu adalah ajang untuk pemain, dimana anda dapat mengikuti lelang untuk bermain di liga. Gabby dan saya telah menjadi bagian dari PBL untuk 3 musim terakhir dan sangat bahagia nama kami dilelang untuk bermain dalam tim yang sama – The Chennai Smashers! Kami adalah juara PBL 2 tahun yang lalu bersama Chennai Smashers, maka dari itu, sangat istimewa rasanya bisa bermain bersama mereka lagi.

Yang luar biasa tentang PBL adalah, bukan hanya pengalaman yang bisa dijalani, tetapi juga kesempatan untuk berbaur dengan pemain dari berbagai Negara dan budaya. Biasanya dibutuhkan waktu 3 minggu tur pertandingan badminton mengelilingi India. Sejak pertama kali kami bermain di liga ini, perkembangan ajang olahraga badminton sangat pesat, mulai dari liputan TV, hingga para penonton dan fans di lapangan, dan banyak lagi lainnya. Sangat luar biasa dan menyenangkan!! Menurut saya, ini dikarenakan Badminton adalah salah satu olahraga favorit di India, dan juga Negara ini memiliki banyak pemain fantastis. Sindhu telah menjadi pahlawan nasional di India setelah pada tahun 2016 di Olimpiade Rio, membawa pulang medali perak. Semenjak saat itu, Badminton terus berkembang di India.

Seperti yang saya sebutkan diatas, Gabby dan saya telah menjadi bagian dari kemenangan tim di PBL bersama Chennai Smashers di Musim yang ke 2, namun Gabby berniat mencetak hat-trick nya di tahun ini, karena dia juga adalah kapten tim yang memenangkan musim pertama PBL bersama The Delhi Acers. Kami berdua sangat menantikan untuk bermain di PBL kembali dan semoga bisa membantu Chenny Smashers memenangkan kejuaraan PBL untuk yang kedua kalinya.

Selain dari PBL, kami melanjutkan kegiatan super sibuk kami dengan mengikuti kompetisi HSBC World Tour. Tur ini dilaksanakan di Eropa terlebih dahulu untuk beberapa ajang, seperti The Danish Open & The French Open, sebelum akhirnya kembali ke Asia untuk pelaksanaan 2 ajang final regular di China & Hong Kong. Kami akui, selalu menyenangkan saat mengikuti kompetisi di Eropa. Walaupun kami juga senang berkompetisi di Asia, namun perjalanan panjang dan Jet Leg bisa jadi sangat melelahkan, terlebih pada saat kami harus menjalani Tur besar, dan kami harus mengatur jadwal pesawat atau kereta agar bisa berkompetisi dengan baik.

Setelah awal yang sulit di tahun ini dengan cedera Gabby, dan kemudian merubah keadaan dengan menjadi juara bertahan di Commonwealth Games & Eropa, musim kali ini bagi kami seperti rollercoaster, namun kami terus berharap bisa terus berjuang dan menyelesaikan musim ini dengan sangat baik. Tetap saksikan kami meraih juara dan terima kasih atas semua dukungannya.

Sampai Jumpa
Chris

(Foto oleh: Badminton Photo)